Tampilkan postingan dengan label greenspiration. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label greenspiration. Tampilkan semua postingan

KANTONG PLASTIK TEROR BERBAHAYA

Minggu, 30 Desember 2012 0 komentar



Dalam satu tahun, 1 triliun kantong plastik digunakan oleh dunia. Setiap orang menggunakan sekitar 170 kantong plastik tiap tahun. Ini berarti setiap satu menit-nya 2 juta kantong plastik yang dibuang. 

Kantung plastik terbuat dari polyethene (PE), suatu bahan thermoplastic yang lebih dari 60 juta ton bahan ini diproduksi setiap tahun di seluruh dunia terutama menjadi kantung plastik.

>>Untuk memproduksi 1 ton plastik diperlukan 11 barel minyak mentah (BBM) Di negara-negara maju, penggunaan plastic shopping bags (kantung plastik belanjaan) di toko dan supermarket mulai dibatasi dan digantikan dengan paper bags (kantung kertas) yang terbuat dari kertas yang dapat didaur-ulang. <<

Di San Francisco (AS), toko dan supermarket yang masih menyediakan kantung plastik dikenakan denda $100 (hampir Rp 1 juta) untuk pelanggaran pertama kali, dan meningkat denda $200 untuk pelanggaran berikutnya dan jika masih melanggar dikenanakan denda $500.

Di Australia, toko-toko menjual “green bags” seharga satu dollar saja namun bisa dipakai berkali-kali.
Di Perancis, supermarket (seperti Carrefour) “memaksa” konsumennya untuk membeli plastik yang dapat dipakai berulang (reusable plastic) dan Tas kain non-tenun (non-woven bags). Di Inggris, beberapa toko besar (seperti Tesco dengan “Green Bag Scheme”) memberi discount khusus senilai 1-4 Poundsterling bagi pembeli yang membawa sendiri Tas dari rumah.

Apa “Dosa” Kantung Plastik, sehingga kita harus mengurangi pemakaian Kantung Plastik?

Kantung plastik tergolong “barang sekali pakai” (single-use plastic shopping bags) sehingga memperbanyak sampah.

Kalau kita belanja bulanan di supermarket, sekali belanja kita akan “dihadiahi” paling sedikit 4 kantung plastik dalam berbagai ukuran.

Jakarta menghasilkan sekitar 6.000 ton sampah setiap hari, yang lebih dari setengahnya adalah sampah non-organik terutama plastik dan kertas. Sampah kantong plastik yang dibuang di Jakarta dapat menutupi 2600 lapangan sepakbola.

Baru bisa terurai di alam (biodegradble) dalam waktu 500 – 1.000 tahun, sehingga jika tercecer di tanah akan merusak lingkungan (menghambat peresapan air yang menyebabkan banjir dan merusak kesuburan tanah).

Pemerintah Bangladesh melarang kantung plastik karena dianggap sebagai penyebab banjir karena menyumbat saluran pembuangan air di musim hujan. Sekitar 3% plastik di dunia berakhir sebagai sampah yang terapung-apung di permukaan air, termasuk di laut yang menyebabkan kematian banyak ikan paus dan penyu karena sampah plastik tersangkut di pencernaan mereka.

Hanya 1% saja kantung plastik bekas yang dapat didaur ulang, terutama karena sulitnya memilah berbagai jenis plastik yang digunakan dan tak sebandingnya biaya recycle dengan harga jual produk recycle, sehingga hampir semua kantung plastik tinggal menjadi sampah. Pemulung saja ogah ambil sampah kantung plastik!

Untuk memproduksi plastik, setiap satu tahunnya diperlukan 12 juta barel minyak yang menghasilkan emisi gas rumah kaca perusak lapisan ozon (ditambah lagi sekarang terjadi krisis minyak yang mengakibatkan melambungnya harga BBM)

Bhutan, negara kecil di pegunungan Himalaya (di Asia Tengah dekat India) dalam Peringkat Kebahagiaan Dunia dinyatakan sebagai “negara berkembang yang penduduknya paling berbahagia” di dunia. Pemerintah Bhutan melarang Kantung Plastik dan Rokok karena memandang produk itu membuat warganya tidak bahagia.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Bantu selamatkan bumi dengan membawa tas sendiri saat berbelanja ke supermarket atau ke pasar tradisional (Ingatlah “kebiasaan baik” dari ibu atau nenek kita yang dulu ketika berbelanja ke pasar tradisional, selalu membawa sendiri tas belanja dari rumah).

Sebaiknya gunakan tas ramah lingkungan yang terbuat dari bahan kain yang dapat didaur-ulang.

Kini mulai tersedia “Kantung Plastik Ramah Lingkungan” (Bio-Degradable Plastic Bag) yang terbuat dari tepung singkong (maizena) dan dapat terurai 6 bulan sampai 5 tahun (bandingkan dengan plastik biasa yang baru terurai setelah 500 – 50.000 tahun). Namun ketersediaannya masih terbatas dan masih mahal (Rp. 1.000 per lembar).

Bawalah selalu Tas Ramah Lingkungan itu (di mobil atau di motor) sehingga selalu tersedia kapanpun Sobat greener membutuhkannya. Jadi tidak alasan, kamu “terpaksa” menerima kantung plastik. Mau memberi penjelasan akan bahaya-bahaya yang ditimbulkannya.

Jadilah “agen” penyelamat lingkungan di sekitar Sobat greener. Jika hanya membeli sedikit, mulailah mau/berani menolak “pemberian” kantung plastik dari toko dan masukkan barang belanjaan ke dalam tas Sobat greener. Ingat, kantung kresek adalah “bonus” yang tak berguna.

…Kurangi penggunaan kantong plastik kresek SEKARANG JUGA

Jika belum dapat menghentikan secara total, lakukanlah secara bertahap, misalnya hanya untuk digunakan untuk membuang sampah di tempat sampah (menjadi plastik sampah / trash bags). Jangan jadi “penimbun” dan “kolektor” kantung plastik tak terpakai yang memenuhi rumah sobat greener.

Segera enyahkan dari rumah alias “cuci gudang”
keluarga, teman, dan tetangga untuk mengurangi pemakaian kantung plastik.

©[FHI]

Manfaat Bersepeda Tiap Hari

0 komentar



Banyak orang bilang,kalau di Indonesia menggunakan sepeda untuk aktivitas sehari-hari sudah ketinggalan jaman.Itulah yang terjadi dengan karakter masyarakat bangsa ini yang sudah benar- benar terlalu dimanjakan dengan kendaraan-kendaraan yang canggih.Sepeda motor yang kini meraja lela,menjadi pilihan Utama orang-orang untuk alat transportasi yang paling praktis dan murah.

Padahal,kalau ditinjau dari segi keselamatan,Pengguna sepeda motor menjadi nilai tertinggi dalam data kecelakaan yang diambil dari kepolisian.Apa alasan masyarakat untuk selalu menggunakan sepeda motor?

Yah,karena sarana transportasi Indonesia yang tidak memadai.Jalan yang selalu macet,serta buruknya sarana transportasi seperti keadaan bus yang sudah tidak kondusif atau kurangnya armada Kereta api yang merupakan transportasi paling efektif menjadi alasan kenapa masyarakat lebih senang mengunakan sepeda motor.

Padahal dengan seringnya menggunakan sepeda motor,tanpa kita sadari banyak kerugian yang kita hadapi,diantaranya semakin berkurangnya pasokan BBM,serta tercemarnya udara yang ditimbulkan dari asap knalpot kendaraan itu sendiri.Dari segi kesehatan pun,tanpa kita sadari kerugian yang kita alami diantaranya dengan sering menggunakan kendaraan,tubuh kita selalu terbiasa dan tidak bergerak sehingga aliran darah menjadi kurang lancer,maka banyak sekali penyakit yang timbul yang diakibatkan kurang lancarnya aliran darah.

Manfaat Bersepeda
Bersepada cukup efektif membakar kalori tubuh. Saat Sobat greeners bersepeda, otot-otot kaki akan ditarik mengayuh pedal sepeda, tubuh pun mengikuti menjaga keseimbangan agar sepeda tetap dapat berdiri dengan seimbang dan meluncur ke depan. Sementara tangan Sobat greeners akan mengendalikan navigasi-nya. Jangan kira semua tubuh Sobat greeners tak bergerak, Sobat greeners yang duduk di atas sepeda sedang menjalani latihan yang membakar kalori.

Saat ini, banyak pekerja-pekerja kantor, baik di Amerika, atau Indonesia dan negara lain yang mengampanyekan program ‘bike to work’. Selain ramah lingkungan, program tersebut juga memberikan aneka manfaat lainnya, di antaranya:

1. Membakar kalori tubuh!
Sudah sempat dibahas di atas, bahwa bersepeda akan membantu membakar kalori tubuh. Berapa banyak kira-kira kalori yang dibakar? Sebagai contoh, seorang wanita dengan berat tubuh 50,39 bersepeda sejauh 19-22 kilometer dalam waktu satu jam. Maka dalam satu jam tersebut ia telah membakar 488 kalori tubuhnya.

Memang tak semua orang mengalami pembakaran jumlah kalori yang sama, semua tergantung pada berat tubuh dan kelebihan lemak yang dimiliki. Namun, rata-rata bersepeda selama 60 menit setiap hari akan membantu membakar kurang lebih 300-500 kalori tubuh.

2. Melatih semua otot tubuh!
Tak hanya otot kaki, tangan dan perut saja, namun seluruh otot tubuh bagian atas pun juga dilatih. Bahkan menurut Erik Moen, seorang terapis fisik yang kerap menangani para atlit, mengatakan bahwa jantung juga ikut berlatih dengan bersepeda ini. Saat berpacu di atas sepeda, denyut jantung turut berpacu sesuai usia dan kayuhan, seperti dilansir oleh Womenshealth.

Namun perlu dicermati, untuk Sobat greeners yang mengidap asma atau penyakit jantung, selalu konsultasikan dengan dokter Sobat greeners sebelum berpacu di atas sepeda. Masing-masing tubuh memiliki kemampuan yang berbeda-beda sesuai kondisinya.

3. Sebagai relaksasi tubuh
Banyak yang berpikir dengan berlatih dan berolahraga maka tubuh akan lemas dan tak berdaya. Asumsi ini tak sepenuhnya benar, karena dengan berolahraga secara rutin, justru tubuh akan lebih segar dan bugar. Apalagi peredaran darah akan jauh lebih lancar, sehingga oksigen dapat tersalurkan pada seluruh bagian tubuh dengan efektif.

Rasa lemas yang dialami muncul hanya pada beberapa hari pertama saja, namun jika Sobat greeners sudah rutin melakukannya, maka otot akan lebih kuat, dan tubuh lebih bugar.

Manfaat Lingkungan/Energi
Kendaraan bermotor menimbulkan polusi udara dalam jumlah yang besar. Menurut EPA, di AS sendiri transportasi menyumbang hampir 80% emisi carbon monoksida dan 55% emisi nitrogen oksida. Tidak mengherankan jika banyak daerah di kota metropolitan tidak memenuhi standar udara yang bersih.

Meskipun kendaraan pribadi yang ada sekarang lebih sedikit mengeluarkan polusi dibanding kendaraan produksi lama, namun jika jumlah penggunanya terus bertambah, kualitas udara secara keseluruhan juga akan menurun secara drastis.

Setiap hari sepeda motor, mobil dan truk membakar jutaan barel minyak bumi, yang merupakan sumber energi yang tak terbarukan. Beralih dari kendaraan bermotor ke sepeda merupakan cara paling mudah dan langsung untuk mengurangi emisi gas buang dari sektor transportasi.

Berbagai penelitian semakin menguatkan manfaat menggunakan sepeda terhadap kelestarian lingkungan. Sebuah publikasi dari Green Commuter menuliskan bahwa emisi kendaaran bermotor menyumbang 31% dari total karbon dioksida, 81% dari karbon monoksida dan 49 persen dari nitrogen oksida yang mengotori udara AS.

Sebanyak 60% dari polusi akibat kendaraan bermotor dikeluarkan pada beberapa menit awal penggunaannya.
Karena beberapa menit awal ini menciptakan tingkat emisi yang tinggi, maka rute jarak pendek dari mobil lebih banyak menimbulkan polusi per kilometernya bila dibandingkan dengan jarak yang jauh. Perjalanan pendek sejauh 4 mil menggunakan sepeda akan menghindarkan sekitar 15 pound polutan memenuhi udara yang kita hirup bersama. (WorldWatch Institute).

Manfaat kualitas hidup
Kondisi yang lebih baik untuk kegiatan bersepeda mempunyai manfaat yang tidak bisa dipisahkan terhadap kualitas hidup di kota-kota besar. Jumlah orang yang bersepeda dapat menjadi indikator yang baik terhadap usia harapan hidup masyarakat. Seperti kita ketahui tingginya usia harapan hidup merupakan faktor yang mempengaruhi ketertarikan dunia bisnis dan pencari kerja, dan tidak kalah penting juga akan menarik wisatawan.

Kenyamanan bersepeda dan rute yang terpadu memberikan alternatif lain dari penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) dan akan meningkatkan kontak sosial dengan orang lain.

Dengan tersedianya fasilitas jalur sepeda dan pejalan kaki, masyarakat akan berinteraksi satu sama lain dan memperkuat hubungan antar tetangga sekitar. Jika ini semua tercapai, maka masyarakat yang ada akan menjadi masyakarakat yang sehat dan memiliki identitas sosial yang baik.

Lebih Jauh tentang Bersepeda
Bersepeda secara teratur (sebagai olahraga atau tujuan yang lain) membawa dampak positif terhadap kesehatan manusia dari semua tingkatan usia, termasuk di antaranya adalah: mengurangi resiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit kronis lainnya; biaya pemeliharaan kesehatan yang lebih rendah dan meningkatkan taraf hidup. Bagian tulisan ini akan membantu Sobat greeners:

Menjadi terinspirasi untuk mulai bersepeda.
Lebih sering bersepeda dengan aman.
Mencari rute bersepeda atau peta bersepeda.

Apalagi yang kurang mengenai betapa bermanfaatnya sepeda bagi kesehatan serta lingkungan? andai saja seluruh masyarakat Indonesia lebih peduli dan sedikit memikirkan akan manfaat bersepeda, kemungkinan di tahun-tahun yang akan datang,setidaknya Indonesia akan semakin maju dan akan bisa dan mampu bersaing dengan Negara-negara maju.

Oleh karena itu,mari kita galakkan dan meng-implementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk selalu menggunakan sepeda.

©[Repost Doc (17/08/12/Cakgoes)-FHI]

Fakta Produksi Kertas Penghancur Alam

0 komentar



¦-->> Siapa yang Kapitalis? Penggiat lingkungan atau Produsen kertas (Sinar Mas Group) yang menjadikan hutan alam sebagai bisnis? <<--¦

Tahukah Sobat greeners fakta tentang kertas??? Mari sedikit kita bahas disini:

* 1 Ton Kertas = 400 Rim = 200.000 lembar.

* Untuk memproduksi kertas, dibutuhkan 3 ton kayu dan 98 ton bahan baku lainnya.

* Setiap jam, dunia kehilangan 1.732,5 hektare hutan kayu karena ditebang untuk dijadikan bahan baku kertas.

* Setiap tahun hutan Indonesia yang hilang setara dengan luas pulau bali.

* 1 Rim kertas A4 menghabiskan sebatang pohon berusia 5 tahun.

* Untuk kertas berkualitas baik, memerlukan pohon dengan kayu keras dan lunak.

* Jika seandainya kita menghemat 1 ton kertas, berarti kita juga menghemat 13 batang pohon besar, 400 liter minyak,4100 Kwh listrik dan 31.780 liter air.

* Dulu kertas hanya digunakan untuk menulis, sekarang industri packaging menggunakan 41% dari seluruh penggunaan. Masalah Lingkungan Karena Produksi Kertas

* Untuk memproduksi 3 lembar kertas membutuhkan 3 liter air

* Dalam memproduksi 1 ton kertas,dihasilkan gas karbondioksida sebanyak kurang lebih 2,6 ton. Jumlah ini setara dengan gas buang yang dihasilkan sebuah mobil selama 6 bulan.

* Dalam memproduksi 1 ton kertas,dihasilkan kurang lebih 72.200 liter limbah cair dan 1 ton limbah padat.

* Setelah kertas dibuang, kertas ini akan terurai. Proses terurainya kertas menghasilkan gas metana. Dan gas metana juga merupakan penyebab pemanasan global. Malahan gas metana ini 20 kali lebih berbahaya dibanding gas karbondioksida, dalam hal menyebabkan naiknya suhu global.

©[FHI]

Produk Kertas Berbahaya

0 komentar



Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa chlorine ini adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, khususnya dapat menyerang syaraf dsb!

Dari kejauhan pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari pabrik, itu bukan asap biasa tapi chlorine gas. Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas disamping juga masalah kehutanan.

Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!

Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau anda mau uji bener apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Diskotik, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco! Berarti masih mengandung chlorine tinggi.

Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan.

Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapet label depkesnya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat kena UV.

Kertas rokok sama saja, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar.

Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.!

Jadi harus gimana?:

• Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi..!

• Pakai saputangan 'merah jambu' lagi biar mesra, jangan gunakan Tissue!

• Merokok dengan daun atau cangklong lagi! Back to 60's style...Atau gak usah merokoklah.

©[FHI]

Kenapa Hutan Harus Dijaga

0 komentar



Kita tahu bahwa hutan adalah bagian dari anugrah yang diberikan oleh Tuhan, dan ini wajib kita syukuri karna hutan bnyak memberikan manfaat yang besar pada manusia maupun makhluk- makhluk yang ada disekitarnya. Maka dari itu kita sebagai manusia harus menjaga kelestariannya bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Di Indonesia banyak terdapat pulau-pulau kecil maupun pulau besar yang diliputi hutan-hutan yang lebat. Dan ini merupakan salah satu penyanggah hidup manusia dan makhluk yang lainnya, bisa juga dikatakan sebagai sumber kemakmuran manusia.

Karena hutan yang harus kita lindungi banyak menyimpan dan menampung air. Kita tau air sangat dibutuhkan manusia dan ini merupakan bahan baku yang setiap harinya kita konsumsi. Seperti yang kita tau hutan juga ada beberapa bagian seperti hutan konservasi, hutan lindung, hutan wiasata, hutan mangrove dan lain-lain.

Kenapa hutan harus kita jaga dan kita lestarikan, karna tujuannya adalah untuk mensejahterakan kelangsungan hidup manusia. Dalam jangka waktu yang cukup panjang hutan juga bisa disebut suatu kesatuan ekosistem yang berupa hamparan lahan yang didalamnya terdapat sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dan juga dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan.

Ekosistem yang terdapat dikawasan hutan seperti sumber daya alam hayati ini adalah hubungan timbal balik antara unsur dalam alam. Didalam hutan terdapat hayati maupun non hayati yang saliang mempengaruhi dan bergantungan.

Seperti tumbuh-tumbuhan dan hewani beserta unsur non hayati disekelilingnya secara bersamaan membentuk suatu ekosistem.

©[FHI]

Awas! Kantong Plastik Belanja Beracun

0 komentar


¦-->> Budayakan Diet Kantong Plastik <<--¦

Perhatian untuk rekan-rekan yang suka belanja dan menggunakan tas berwarna “ngejreng”? Hasil penelitian terbaru di Amerika Serikat menemukan, tas belanja dengan warna-warna yang cerah berisiko mengandung konsentrasi timbal yang tinggi yang berbahaya bagi kesehatan.

Hal ini terungkap dari kajian Toxics in PackagingClearinghouse (“Clearinghouse”) yang meneliti kandungan timbal, merkuri dan kromium pada tinta atau pewarna di 125 jenis tas yang dirilis baru- baru ini. Sebanyak 19 negara bagian di Amerika Serikat melarang penggunaan bahan-bahan pewarna ini.

Menurut peneliti, ada 3 dari 125 tas yang diteliti yang mengandung timbal. Ketiga tas tersebut mengandung setidaknya 1% timbal dari berat kertas. “Hal ini berarti untuk setiap 100 kg tas belanja yang diproduksi, kita melepaskan 1 kg timbal ke pasar,” ujar Dr. Alex Stone, pejabat di Departemen Ekologi Negara Bagian Washington.

“Tas-tas ini akhirnya akan terbuang ke tempat pembakaran sampah, TPA dan lokasi daur ulang. Timbal adalah bahan beracun yang sulit dihancurkan dan hanya akan mengendap dan terus mengendap,” tambah Stone lagi.

Semua tas belanja yang mengandung timbal menurut para peneliti adalah tas belanja plastik berwarna cerah atau “ngejreng” terutama yang berwarna kuning cerah dan merah.

Hanya satu dari tiga tas belanja yang diteliti mengandung timbal yang mencantumkan lokasi produksi dan dalam kasus ini dibuat di Amerika Serikat.

“Sangat mengejutkan menemukan satu kemasan yang diproduksi di Amerika Serikat yang mengandung timbal. Ini jelas-jelas melanggar undang-undang,” ujar Kathleen Hennings dari Departemen Sumber Daya Alam Iowa sebagaimana dikutip dari siaran pers Clearinghouse.

“Pada masa lalu kita biasa menemukan timbal dan kadmium di kemasan yang diproduksi di luar negeri. Pemerintah akan bekerja sama dengan perusahaan untuk mengatasi hal ini,” tambahnya lagi.

Hasil penelitian tahun ini, menurut Clearinghouse, jauh lebih baik dibanding penelitian terakhir yang dilakukan pada 2007. Pada saat itu, ada 17% dari tas belanja plastik yang diteliti mengandung bahan-bahan beracun.

©[FHI/VoA]

Fakta Hujan

0 komentar

Fakta yang diberikan dalam Al Qur’an mengenai hujan adalah bahwa hujan diturunkan ke bumi dalam kadar tertentu. Hal ini disebutkan dalam Surat Az Zukhruf sebagai berikut;

"Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur)." (Q, 43:11)

Kadar dalam hujan ini pun sekali lagi telah ditemukan melalui penelitian modern. Diperkirakan dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap dari bumi. Angka ini menghasilkan 513 trilyun ton air per tahun. Angka ini ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh ke bumi dalam satu tahun. Hal ini berarti air senantiasa berputar dalam suatu siklus yang seimbang menurut "ukuran atau kadar" tertentu.

Kehidupan di bumi bergantung pada siklus air ini. Bahkan sekalipun manusia menggunakan semua teknologi yang ada di dunia ini, mereka tidak akan mampu membuat siklus seperti ini.

Per tahunnya, air hujan yang menguap dan turun kembali ke Bumi dalam bentuk hujan berjumlah "tetap": yakni 513 triliun ton. Jumlah yang tetap ini dinyatakan dalam Al Qur'an dengan menggunakan istilah "menurunkan air dari langit menurut kadar". Tetapnya jumlah ini sangatlah penting bagi keberlangsungan keseimbangan ekologi dan, tentu saja, kelangsungan kehidupan ini,..

Bahkan satu penyimpangan kecil saja dari jumlah ini akan segera mengakibatkan ketidakseimbangan ekologi yang mampu mengakhiri kehidupan di bumi. Namun, hal ini tidak pernah terjadi dan hujan senantiasa turun setiap tahun dalam jumlah yang benar-benar sama seperti dinyatakan dalam Al Qur’an.

©[FHI/IM]

Semut

0 komentar

Semut adalah salah satu dari 5 jenis hewan yang diabadikan sebagai nama surat dalam al Qur’an. Semut menjejakkan kaki-kaki kecilnya di bumi sejak 90 juta tahun yang lalu, mendahului manusia yang baru muncul sekitar 250.000 tahun lalu.

Semut dapat ditemukan dimana-mana. Dari gedung tinggi hingga hutan lebat, dari pesisir pantai hingga daerah subalpin. Semut juga ada di dalam tanah hingga pohon tinggi, di padang gurun hingga padang tundra. Jumlah spesies semut di dunia diperkirakan sekitar 20.000, dan 12.000 di antaranya telah diketahui oleh sains.

Semut memiliki peran-peran ekologis yang penting. Pada ekosistem daratan,semut adalah pemangsa utama terhadap invertebrata kecil. Semut dapat menggali sejumlah besar tanah sehingga menyebabkan terangkatnya nutrisi tanah.

Semut membentuk simbiosis dengan berbagai serangga, tumbuhan, dan fungi. Tanpa bersimbiosis dengan semut, organisme tersebut akan menurun populasinya hingga punah. Selain sebagai pemangsa, semut juga adalah mangsa yang penting bagi berbagai serangga, laba-laba, reptil, burung, kodok, bahkan bagi tumbuhan karnivora.

Peran yang dijalankan semut sedemikian penting sehingga dikatakan bahwa jika semut punah, ribuan spesies hewan dan tumbuhan akan ikut punah. Bahkan lebih dari itu, hampir semua ekosistem daratan akan melemah karena berkurangnya kompleksitas ekosistem. Subhaanallah

©[FHI/IM]

ILMU KAKTUS

0 komentar

Kaktuspun yang begitu tegar perkasa di gurun yang gersang. Dipenuhi duri duri yang sangat tajam untuk melindungi dirinya. Kuat karena tantangan alam.

Namun saat berada dilingkungan yang subur dan berair, dia akan kehilangan keperkasaannya. Batangnya menjadi lebih lembek. Begitupun duri-durinya menjadi lembek dan tak pula begitu tajam. Melempem karena lingkungannya yang menghanyutkan.

Alam mengajarkan pada kita bagaimana hakikat hidup kita bisa sangat dipengaruhi oleh sekitar kita, Tempat tinggal kita, teman teman kita, bacaan kita, orang tua kita, atau juga hoby kita.

Kita bisa lebih 'strong' dan eksis atau bisa sukses menjadi pecundang karenanya. Bijaklah dalam memilih lingkungan, itu kalau kita punya kuasa untuk memilih. Tapi kalau tidak punya kuasa memilih, paksa pikiran dan perasaan serta naluri selalu tajam sambil berpegang teguh pada norma agama. Sebab itu yang membedakan kita dengan kaktus.

Jadi kita masih bisa tegar dan kuat serta punya duri pelindung yang tajam walau dilingkungan yang menghanyutkan.

©[Tapak Sang Petualang - FHI]

Mengapa Menebang Pohon Dilarang ?

0 komentar

1. 1 (satu) pohon menghasilkan 1,2 kg oksigen per hari. 1 (satu) orang bernafas perlu 0,5 kg oksigen per hari. Jadi 1 (satu) pohon menunjang kehidupan 2 (dua) warga dan menebang 1 (satu) pohon di kota berarti mencekik 2 (dua) warga.

2. Akar pohon menyerap air hujan ke tanah sehingga tidak mengalir sia-sia. Kemudian mengikat air di pori tanah dan menjadikan sebagai cadangan air di musim kemarau, sehingga ketersediaan air tanah secara berkesinambungan tetap terjaga dan menjdaikan debit mata air, sungai dan danau tetap besar, serta tidak terjadi kekeringan pada musim kemarau dan pada musim penghujan bencana banjir tidak terjadi. Jadi menebang pohon di hutan atau di lereng gunung terutama di daerah tangkapan air / konservasi secara tidak terkendali dan tanpa usaha penanaman kembali, berarti mengundang bencana banjir bandang, serta mengakibatkan mata air, danau dan sungai menjadi kering. Kondisi seperti ini sangat tidak menguntungkan bagi pertanian di pedesaan.

3. Akar pohon juga mengikat butir-butir tanah sehingga dapat mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor. Jadi menebang pohon terutama di daerah tangkapan air / konservasi seperti daerah pegunungan atau hutan tanpa upaya menanam kembali berarti mengundang bencana erosi dan tanah longsor terutama pada musim penghujan

4. Pohon-pohon di hutan mendaur ulang hujan dan membangun iklim mikro sehingga iklim mikro terjaga, kelembaban terkendali dan curah hujan turun. Jadi menebang pohon di hutan dan membiarkan hutan menjadi gundul, berarti kita menciptakan lingkungan gersang dan terjadi kekeringan terutama pada musim kemarau. Kondisi seperti ini sangat tidak menguntungkan bagi pertanian di pedesaan.

©[FHI]

 
Se7eN Travel Indonesia © 2011 | Designed by Interline Cruises, in collaboration with Interline Discounts, Travel Tips and Movie Tickets